Tugas TIK
Posted by
Dari sumber yang saya dapat Berdasarkan survey A.C. Nielsen tahun 2001, Indonesia menempati posisi ke-enam besar dunia atau ke-empat di Asia dalam tindak kejahatan internet. Salah satu dari kejahatan itu adalah pembobolan rekening nasabah BCA.
Kasus seperti ini, hendaknya menjadi peringatan bagi penyelenggara internet banking agar lebih memperhatikan masalah keamanan. Demikian juga perangkat hukum bidang internet, harus disempurnakan. Perangkat hukum tersebut harus bisa mengakomodir semua persoalan menyangkut dunia `maya`, termasuk pornografi yang lagi barunya - barunya tentang kasus video porno artis Luna, Aril dan Cut Tari. (Media Indonesia).
Sebelum itu saya akan menguraikan kelebihan dan kekurangan ADSL & Dial - Up
ADSL
Kelebihan
* Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkan data, sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan fax.
* Bagi pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy, penggunaan ADSL membuat kegiatan internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat berinternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak.
Kekurangan
* Seperti sangat berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data. Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses internetnya.
* Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL
Dial - Up
Kelebihan
* Sudah banyak tersedia
* Instalasinya mudah
* Murah
Kekurangan
* Sering terputus
* Kecepatan terbatas
* Harus ada sambungan telepon
* Harus ada modemnya
Jadi dari uraian di atas dapat saya simpulkan mengapa mengapa orang lebih banyak menggunakan ADSL dibandingkan denganDial - Up ? Hal ini dikarenakan dengan mengunakan ADSL dapat menggunakan internet lebih murah cepat dan praktis, Sehingga kita dapat berinternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak. Sedangkan Dial - Up mempunyai beberapa perangkat yang dibutuhkan sehingga seseorang lebih memilih ADSL daripada Dial - Up karena ADSL lebih Murah, Cepat Dan Praktis.
Tingkat keamanan yang dipertanyakan. Salah satu kendala dari layanan
Internet Banking adalah ketidak-percayaan akan amannya layanan ini. Hal ini
berlaku secara umum untuk layanan electronic commerce (e-commerce).
Dari pernyataan di atas saya dapat simpulkan bahwa Internet Banking (E-Banking) saling berkaitan satu sama lain layanan electric commerce (E-Commerce). yaitu tentang tingkat keamananya. Tuntutan ini datangnya dari nasabah yang menginginkan servis cepat, tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu), nyaman, dan murah. Hal ini dapat diberikan oleh layanan Internet Banking. Namun dibalik kemudahan dan kenyamanan tersebut terdapat aspek keamanan. Dalam sebuah survey oleh Ernst & Young tentang Information Security diperoleh informasi bahwa 66% responden mengatakan security dan privacy merupakan penghambat lebih besarnya penggunaan electronic commerce.

